Sleman – Dalam upaya meningkatkan mutu dan tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), Dinas Kesehatan Sleman menggandeng Pemkab Sleman menyelenggarakan Workshop Peningkatan Kapasitas Pengelolaan BLUD. Sejumlah instansi mengikuti acara yang didukung oleh Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Sleman. Acara berlangsung Selasa (25/2) bertempat di Aula Lantai III Sekretariat Daerah Sleman dipimpin langsung Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, SE.
Dalam sambutannya, Danang mengungkapkan bahwa workshop yang diselenggarakan menjadi wujud komitmen para pemangku kepentingan untuk memberikan layanan yang berkualitas kepada masyarakat. Danang menegaskan dukungannya agar kegiatan yang berlangsung menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas para pengelola BLUD di Kabupaten Sleman termasuk seluruh Puskesmas, RSUD baik Sleman dan Prambanan serta Laboratorium Kesehatan. “Kegiatan ini diharapkan mampu membangun komitmen bersama di antara pemangku kepentingan untuk senantiasa berupaya memberikan layanan yang berkualitas kepada masyarakat” tegas Danang.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Cahya Purnama, M.Kes. menuturkan bahwa workshop ini dilaksanakan untuk meningkatkan pemahaman terkait tata kelola SDM, keuangan, dan penganggaran BLUD yang baik. Mengingat adanya perkembangan dan perubahan kebijakan pada sektor tersebut. “Workshop ini membahas secara mendalam tantangan yang ada dalam. Mulai dari pengelolaan SDM, keuangan hingga penganggaran BLUD. Serta mencari solusi praktis dan inovatif yang dapat diterapkan oleh para pengelola BLUD” jelas Cahya.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain pimpinan Dinas Kesehatan, Bagian Perekonomian, Bagian Organisasi, RSUD Sleman, RSUD Prambanan, Puskesmas se-Sleman, UPTD Labkesda, serta perwakilan dari lintas OPD terkait seperti BKAD, BKPP, dan Inspektorat. Narasumber dalam kegiatan workshop meliputi dua narasumber utama, yaitu:
- Wisnu Saputro, S.E., M.A.P – Kasubdit BLUD, Direktorat BUMN, BLUD, dan BMD, Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
- Fembriana Syarifah, M.Ec.Dev, MA – Direktorat Tata Kelola Pelayanan Kesehatan Primer, Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Pada sesi pertama yang dimoderatori oleh Suyanto, S.Sos, MM (Kabag Perekonomian Setda), narasumber dari Kemendagri membahas Implementasi Fleksibilitas BLUD, Permasalahan yang Dihadapi dan Solusinya. Sesi keduadengan narasumber dari Kemenkes RI, dimoderatori oleh Cahya Prihantama, S.KM, M.P.H. (Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Sleman) mengupas tentang Implementasi Permenkes No. 19 Tahun 2024 dalam pengelolaan BLUD Puskesmas. Regulasi ini menjadi acuan dalam tata kelola keuangan dan pelayanan kesehatan primer, yang bertujuan meningkatkan efisiensi serta transparansi pengelolaan BLUD.
Workshop mendapat respons positif dari para peserta yang ditandai dengan kehadiran lengkap dan sesi diskusi yang berlangsung aktif. Melalui terselenggaranya workshop ini, diharapkan BLUD di Sleman mampu menghadapi tantangan pengelolaan pelayanan dengan lebih efektif, serta terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.



