Puncak Hari AIDS Sedunia 2019

Sabtu (7/12) Dinkes Sleman bekerjasama dengan Universitas Respati Yogyakarta selenggarakan Talkshow. Lebih dari 150 peserta dari lintas sektoral dan mahasiswa hadiri kegiatan ini. Dalam sambutannya, Kadinkes Sleman ajak seluruh elemen masyarakat dukung penanggulangan AIDS di Kabupaten Sleman untuk mencapai 3 zero. “3 Zero yaitu pertama tidak ada infeksi baru HIV, kemudian tidak ada kematian akibat AIDS, dan yang terakhir tidak ada stigma dan diskriminasi untuk mencapai eliminasi HIV pada 2030 mendatang” jelasnya. Sebelumnya Rektor Unriyo mendukung kerjasama yang telah dijalin. Dalam sesi talkshow, Kabid Pengendalian Penyakit Dinkes dan Dosen Unriyo memaparkan seputar penyebab, cara penularan, hingga pencegahan HIV/AIDS. Bahkan terdapat inovasi berupa Gebrak Setia yang telah diimplementasikan di Desa Sinduadi, Kecamatan Mlati Sleman. Ditambah dengan pesan dan testimoni dari ODHA agar hentikan stigma dan diskriminasi.
Pemenang lomba vlog turut diapresiasi dalam acara ini dan masing-masing berhak atas hadiah uang pembinaan dan piala dari Panitia HAS Sleman.

Peringatan HAS yang jatuh pada tanggal 1 Desember merupakan momentum untuk menguatan kembali komitmen dan kepemilikan semua pihak dalam pengendalian HIV AIDS dan menjadi perhatian utama di semua sektor. Jumlah layanan KT HIV di kabupaten Sleman 25 puksesmas dengan jejajaring rumah sakit swasta. Layanan PDP RSUP DR. Sarjidto, RSUD Sleman dan puskesmas tempel I. Tahun 2019 layanan PDP di tambah 7 layanan yaitu Puskesmas Ngemplak I, puskesmas Ngaglik II, Puskesmas Depok III, Puskesmas Mlati II, Puskesmas Godean I, RSUD Prambanan, dan RS Akademik UGM.


Puncak Peringatan Hari AIDS Sedunia 2019

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *