Sleman, 16 Juli 2025 – Dinkes Sleman melalui Tim Kerja Kesehatan Primer dan Rujukan (Kesprimu) menyelenggarakan kegiatan simulasi aplikasi program telemedisin yang didukung oleh BPJS Kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Aditya, Kantor Dinkes Sleman, dan diikuti oleh perwakilan dari berbagai unsur fasilitas kesehatan.
Peserta dari Bidang Pelayanan Kesehatan, Bidang Kesehatan Masyarakat, rumah sakit (RSUD Sleman dan RSA), serta beberapa puskesmas dan klinik mitra, seperti Puskesmas Tempel 1, Seyegan, Godean 1, dan Klinik Kalasan Sehat. Masing-masing Faskes terdiri dari pimpinan, penanggung jawab telemedisin, serta PIC BPJS.
Hadir sebagai narasumber, tim dari BPJS Kesehatan, dr. Niyan Lestari “Kami mengapresiasi inisiatif Dinas Kesehatan Sleman dalam mendorong pemanfaatan layanan telemedisin di fasilitas kesehatan. Simulasi hari ini menjadi langkah awal yang penting untuk memastikan kesiapan teknis dan pemahaman bersama antarstakeholder. Harapannya, seluruh faskes dapat segera mengintegrasikan layanan ini ke dalam sistem pelayanan sehari-hari, sehingga akses layanan kesehatan semakin mudah dijangkau oleh masyarakat, terutama di wilayah yang sebelumnya sulit terlayani”
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya transformasi layanan kesehatan di Kabupaten Sleman, khususnya dalam memperluas akses layanan medis yang cepat, efisien, dan menjangkau masyarakat hingga ke wilayah terpencil melalui teknologi digital.Dinkes Sleman berkomitmen terus mendorong pemanfaatan teknologi informasi demi mewujudkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkualitas bagi seluruh warga.

