Dinkes Sleman Perkuat Sistem Rujukan Maternal dan Neonatal melalui Bimtek PONED dan PONEK

 

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melalui Tim Kerja Kesehatan Primer dan Rujukan menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Sistem Rujukan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Dasar (PONED) dan Pelayanan Obstetri Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK) pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di Hall Pamiranti, Mal Pelayanan Publik Kabupaten Sleman, ini merupakan salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas tenaga kesehatan sekaligus meningkatkan keterpaduan jejaring pelayanan maternal dan neonatal di Kabupaten Sleman. Kegiatan tersebut diikuti oleh 122 peserta yang terdiri atas dokter, bidan, perawat Puskesmas, penanggung jawab rujukan maternal neonatal rumah sakit, petugas UPT PSC SES, serta unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman.

Penguatan sistem rujukan maternal dan neonatal menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan akses dan mutu pelayanan kesehatan ibu dan bayi baru lahir. Puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama memiliki peran strategis dalam memberikan pelayanan obstetri dan neonatal emergensi dasar. Dalam kondisi kasus yang tidak dapat ditangani sesuai kewenangan dan kemampuan fasilitas kesehatan, diperlukan proses rujukan yang cepat, tepat, efektif, dan sesuai standar menuju fasilitas pelayanan kesehatan yang memiliki kemampuan lebih tinggi. Keterpaduan antara Puskesmas PONED dan rumah sakit PONEK menjadi salah satu kunci dalam memastikan kesinambungan pelayanan bagi ibu dan bayi.

Pada sesi pertama, peserta mendapatkan materi Kebijakan Rujukan Maternal dan Neonatal yang disampaikan oleh dr. Anisya Ulfah Hanum, M.Kes dari Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta. Materi memberikan pemahaman mengenai kebijakan dan prinsip penyelenggaraan rujukan maternal neonatal, termasuk penerapan rujukan secara terencana serta alur yang jelas pada kondisi kegawatdaruratan. Sistem rujukan diarahkan untuk memperhatikan kondisi ibu dan bayi, kedekatan lokasi, serta kemampuan fasilitas kesehatan penerima. Dalam kondisi gawat darurat, pasien dapat langsung mendapatkan pelayanan di instalasi gawat darurat sesuai kebutuhan tanpa harus mengikuti alur rujukan secara berjenjang.

Materi kedua mengenai Kegawatdaruratan Maternal disampaikan oleh dr. Irwan Taufiqurrahman, Sp.OG(K) Subsp.K.Fm. Pembahasan diarahkan pada pentingnya pengenalan kondisi kegawatdaruratan secara dini, stabilisasi pasien sebelum rujukan, serta komunikasi dan koordinasi antar fasilitas pelayanan kesehatan. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mencegah keterlambatan penanganan pada kondisi yang mengancam jiwa. Sementara itu, materi ketiga mengenai Kegawatan Neonatus dan Tatalaksana Pra-Rujukan dari FKTP dengan Fasilitas Terbatas ke FKRTL disampaikan oleh dr. R. Yuli Kristyanto, M.Sc, Sp.A, dengan penekanan pada kemampuan melakukan stabilisasi dan asuhan awal terhadap neonatus sebelum mendapatkan pelayanan pada fasilitas rujukan yang sesuai.

Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman mendorong peningkatan kemampuan tenaga kesehatan dalam menerapkan sistem rujukan sesuai Manual Rujukan Maternal Neonatal, termasuk komunikasi rujukan, stabilisasi pasien, serta koordinasi antara Puskesmas non-PONED, Puskesmas PONED, rumah sakit non-PONEK, dan rumah sakit PONEK. Sistem rujukan maternal neonatal di Daerah Istimewa Yogyakarta diarahkan untuk berjalan secara berjenjang, terpadu, efektif, dan efisien dengan prinsip continuum of care.

Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman berharap Bimtek ini dapat memperkuat jejaring pelayanan maternal dan neonatal serta meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan. Dengan sistem rujukan yang terintegrasi, komunikasi yang efektif, kesiapan fasilitas penerima, dan kemampuan tenaga kesehatan yang terus diperkuat, pelayanan bagi ibu dan bayi baru lahir diharapkan dapat berlangsung secara cepat, tepat, aman, dan berkesinambungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sleman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *