Besarnya potensi jumlah remaja di Kabupaten Sleman tak luput mendapat perhatian serius dari Dinas Kesehatan. Mengingat pada masa remaja terjadi peralihan dari anak menuju dewasa. Sehingga rentan terhadap masalah psikososial, mental, serta tidak luput kesehatan reproduksi. Oleh karenanya, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melakukan berbagai upaya strategis. Jambore Kespro merupakan salah satu kegiatan penting dalam upaya tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Rabu, 27 Agustus 2014 di Srowolan Kecamatan Pakem. Jambore ini bertujuan umum pada tercapainya komitmen yg tinggi dalam Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR). Adapun tujuan khususnya yakni mensosialisaikan adanya Puskesmas Ramah Remaja (PRR) meningkatkan pemahaman kesehatan reproduksi di dunia remaja, menurunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi melalui kepedulian para remaja.
Antusiasme terlihat dari jumlah peserta yang mengikuti sebanyak 120 orang. Terdiri dari 50 siswa SMA sederajad, 25 guru pendamping, 25 petugas Puskesmas pemegang program kesehatan reproduksi remaja, dan peserta dari lintas program di lingkungan Dinas Kesehatan. Salah satu elemen pendukung adalah keberadaan tenaga Psikolog (tenaga BLUD non PNS) di seluruh Puskesmas.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, arahan dari Kepala Dinas Kesehatan, dr. Mafilindati Nuraini,M.Kes, ceramah seputar kesehatan reproduksi, dan disertai dengan outbound. Seluruh acara dikemas dalam suasana fun bahkan peserta terbaik disiapkan reward berupa hadiah menarik. Juara I pidato diraih oleh Inas Gita A (SMAN 1 Sleman), Juara II diraih oleh Dafa (MA Sunan Pandanaran), Juara II diraih oleh Putri Yuliana (SMAN1 Prambanan), dan Juara Harapan I diraih oleh Faizah (SMAN 1 Mlati). Melalui Jambore, peserta yang mewakili sekolah diharapkan termotivasi dan mampu menyampaikan informasi yang positif tentang kesehatan reproduksi remaja pada teman sebayanya. Diharapkan acara seperti ini dapat dilanjutkan di waktu yang akan datang dengan kemasan yang lebih menarik. Pada akhir acara, ditutup dengan ramah tamah.
