Dalam sebuah usaha yang menghasilkan produk, terutama produk komersial dengan maksud untuk diperdagangkan, kadang di perlukan adanya penggunaan Bahan Tambahan Pangan ( BTP ). Bahan tambahan ini di perlukan, mengingat fungsinya :
1. Mengawetkan Pangan
2. membentuk pangan
3. MEmberikan warna
4. Meningkatkan kualitas pangan
5. Menghemat biaya
6. Memperbaiki tekstur
7. Meningkatkan cita rasa
8. Meningkatkan stabilitas
Produsen perlu untuk mengetahui Bahan tambahan pangan ini mengingat potensi yang di milikinya juga tidak terlepas dari penyalahgunaan oleh pihak yang kurang mengerti ataupun tidak bertanggung jawab. Yang dititikberatkan pada :
– Masih adanya bahan kimia yang digunakan
– Meminimalisir ketidak tahuan dari produsen
– Melihat pengaruh BTP terhadap kesehatan tubuh
Sesuai dengan fungsi penggunaan, BTP dapat digolongkan sbb :
A . Pewarna
Memberi kesan menarik bagi konsumen, menyeragamkan warna makanan, menstabilkan warna, menutupi perubahan warna selama proses pengolahan, mengatasi perubahan warna selama proses penyimpanan.
Bahan pewarna yang terlarang dan berbahaya :
a. Methanyl Yellow
b. Rhodamin B
Bahan pewarna yang diperbolehkan
a. karamel
b. Beta karoten
c. Klorofil
d. Kurkumin
B . Pemanis buatan
Membuat rasa lebih manis, mempertajam penerimaan terhadap rasa manis, harganya lebih murah. Untuk sakarin dan siklamat :
Batas maksimum siklamat adalah : 500 mg – 3 g/kg bahan
Batas maksimum Sakarin adalah : 50-300 mg/kg bahan.
sedangkan untuk Amerika, penggunaan siklamat sudah dilarang
C . Pengawet
mengawetkan makanan yang mudah rusak, menghambat atau memeperlambat proses fermentasi. Contoh bahan dan penggunaan :
1. Natrium BEnzoat
sari buah, minuman ringan, saus tomat, saus sambal,jem, jeli, manisan, kecap
2. Propionat ( Asam/ kalium )
Roti dan keju olahan
3. Nitrit ( Kalium / Natrium )
Daging olahan
4. Sorbat
Margarine, pekaten sari buah, keju
PEngawet yang Berbahaya dan dilarang :
I. Boraks
Fungsi : sebagai antiseptik dan pembunuh kuman
PEnggunaan yang salah / biasanya ditemukan pada : baso, miebasah, pisang molen, lemper, buras, siomay, lontong, ketupat, dan pangsit
Ciri khas: tekstur lebih kenyal
II. Formalin
Fungsi : PEngawet mayat dan organ tubuh
PEnggunaan yang salah / biasanya ditemukan pada : tahu dan mie basah
D . Antioksidan
E . Anti kempal
F . Penyedap rasa dan aroma, penguat rasa
G . PEngatur keasaman
H . PEmutih dan pematang
I . PEngeras
J . Sekuestran
K . Enzym
L . PEnambah gizi
M . Humektan
