Senin (23/12) Wakil Bupati Sleman, Sri Muslimatun, luncurkan aplikasi panic button di Gedung RSUD Sleman. Program inovasi yang diinisiasi Dinkes Sleman ini merupakan pengembangan dari Sleman Emergency Services. Setelah diluncurkan pada tahun 2016 yang lalu, Sleman Emergency Service (SES) terus mengembangkan pelayanannya untuk menjangkau pelayanan yang lebih luas. Hingga saat ini sejumlah 53 fasilitas kesehatan telah menjadi mitra kami dalam pelayanan SES yang terdiri dari 27 rumah sakit, 25 puskesmas, PMI tergabung dalam jejaring SES.
Tidak berhenti disini, Pemkab Sleman juga mengembangkan aplikasi Panic Button dan Ambulance Locator untuk mempersingkat waktu respon penanganan evakuasi kejadian kegawatdaruratan medis. Aplikasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses layanan kegawatdaruratan bahkan tanpa pulsa sekalipun. Disamping itu aplikasi ini juga memudahkan operator untuk mengakses pertolongan kegawatdaruratan melalui jejaring yang terdekat dengan lokasi yang dikirim masyarakat. Aplikasi Panic Button dan Ambulance Locator ini dibuat untuk mendekatkan pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat. Menurut Wakil Bupati Sleman, aplikasi layanan kesehatan dapat diperoleh semudah menjentikkan jari di ponsel masyarakat. “Berbagai fasilitas yang kami berikan kepada masyarakat merupakan bentuk dedikasi kami untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Oleh karena itu kami harap seluruh masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini dengan baik dan penuh tanggung jawab” tegas Muslimatun.
Wabup Luncurkan Aplikasi Panic Button & Ambulance Locator Sleman
