LIMA TENAGA KESEHATAN TELADAN SLEMAN MELAJU PENILAIAN TINGKAT DIY

Wabup Sleman Menerima Tim Penilai Nakes Teladan DIY

Selasa (24/4) sebanyak lima tenaga kesehatan mewakili Pemerintah Kabupaten menjalani Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Tingkat D.I. Yogyakarta Tahun 2018. Acara penerimaan ini bertempat di Aula Lantai 3 Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Sleman. Kelima Tenaga Kesehatan Teladan yang dimaksud antara lain drg. Endang Triretno Wulandari (Puskesmas Godean 2) kategori Tenaga Medis, Heni Widiastuti, Amd. Keb. (Puskesmas Ngemplak 2) kategori Tenaga Kebidanan, Budi Setyati, Amd. Kep. (Pukesmas Ngemplak 1) kategori Tenaga Keperawatan, Tantri Yuniarsi, Amd. KG (Pukesmas Ngaglik 2) kategori Tenaga Perawat Gigi, dan Indah Falsafi, S.Ter.Gz (Puskesmas Depok 3) kategori Tenaga Nutrisionis.
Ketua Tim Penilai Tenaga Kesehatan Teladan DIY, drg. M. Taufik, M.Kes, membacakan sambutan Gubernur DIY yang terkait teknis penilaian serta berpesan agar fokus terhadap penanganan tiga isu nasional yaitu Tuberkulosis, Stunting, dan Imunisasi. Rombongan tim penilai terdiri dari beberapa unsur meliputi Dinas Kesehatan, TP PKK, Badan Kepegawaian Daerah, serta Organisasi Profesi Tingkat D.I. Yogyakarta. Sementara itu, Wakil Bupati Sleman, Dra. Hj. Sri Muslimatun, M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi terhadap para Tenaga Kesehatan Teladan yang telah menunjukkan prestasi dan inovasi serta berharap agar mampu berlanjut hingga jenjang Tingkat Nasional.
Inovasi kegiatan dalam proses penilaian ini mencakup lima jenis yang memiliki karakteristik dan kelebihan masing-masing meliputi: 1) kategori Tenaga Medis mengangkat inovasi berupa “POLI NGILU” atau Kelompok Peduli Kesehatan Gigi dan Mulut, 2) kategori Tenaga Kebidanan PIPI BOS BADUTA atau Percepatan Informasi Peningkatan Imunisasi Booster Bawah Dua Tahun, 3) kategori Tenaga Keperawatan mengangkat inovasi “SEMAR SEMARAK” atau Sehatkan Masyarakat Sehat Tanpa Asap Rokok, 4) kategori Tenaga Perawat Gigi mengangkat inovasi “SIGUL GIAT” atau Generasi Unggul Gigi Sehat, dan 5) kategori Tenaga Nutrisionis mengangkat inovasi mengangkat inovasi “TOP BIG BOS” atau Temukan, Observasi, Peduli, Bimbing Balita Obesitas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *