Kamis malam, 13 Februari 2014, telah terjadi erupsi Gunung Kelud yang berada di Kabupaten Kediri. Material erupsi berupa debu, pasir, hingga kerikil dimuntahkan oleh gunung berapi tersebut. Bahkan dampak letusan juga dirasakan di Wilayah Kabupaten Sleman. Menindaklanjuti kejadian yang luar biasa ini, Kepala Dinas Kesehatan mengintruksikan kepada seluruh jajarannya untuk melakukan langkah-langkah antisipasi. Salah satu diantaranya yakni pembagian masker kepada masyarakat melalui UPT Puskesmas serta Dinas-Dinas. Adapun masker yang dibagikan sejumlah 50.000 buah. Tujuannya agar memberikan perlindungan langsung terhadap dampak buruk akibat paparan debu vulkanik. Debu vulkanik yang masuk ke dalam saluran pernafasan dapat menyebabkan iritasi sehingga menimbulkan gejala gangguan saluran pernafasan atas misalnya batuk, bersin bahkan sesak nafas.
Disamping upaya di atas, Dinas Kesehatan juga menghimbau kepada masyarakat agar melakukan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
- Tetap tinggal di dalam rumah guna menghindari paparan langsung debu vulkanik,
- Jangan mengkonsumsi sayur-sayuran yang langsung dari kebun tanpa dicuci terlebih dahulu,
- Apabila sedang tidak berada di luar ruangan/rumah, carilah tempat untuk berteduh dan gunakan masker/sabu tangan/selendang untuk menutup hidung dan mulut, gunakan kaca mata jangan menggunakan lensa kontak karena berisiko merusak kornea mata bila tercampur abu,
- Usahakan jangan sering menggosok mata karena akan membuat permukaan mata tergores yang dapat menyebabkan mata merah hingga infeksi,
- Jika mata terkena partikel abu vulkanik, pejamkan mata untuk beberapa saat karena air mata akan membersihkan debu vulkanik secara alami, namun bila tidak berhasil, rendam mata ke dalam air bersih,
- Bila mengalami gangguan kesehatan segera periksa di Puskesmas.
