Hari Tuberkulosis Sedunia, Momentum Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

SLEMAN – Hari Tuberkulosis Sedunia diperingati setiap tanggal 24 Maret menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. Terutama mengenai bahaya mengabaikan dan tidak melakukan pengobatan dengan tuntas. Mengingat penyakit menular ini telah menjadi salah satu prioritas. Berdasarkan data Dashboard TB Kabupaten Sleman tahun 2025 lalu, terdapat 2.589 estimasi kasus TB. Berbagai upaya yang telah dilakukan untuk menanggulanginya, salah satu inovasi yang dijalankan yakni “SIKAT TB” (Sleman Sigap Kendali dan Atasi Tuberkulosis). Inovasi ini fokus pada perluasan skrining aktif hingga memberikan dukungan sosial ekonomi bagi pasien.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, Tuberkulosis merupakan penyakit menular akibat bakteri Mycobacterium tuberculosis yang umumnya menyerang paru-paru, namun juga dapat mengenai organ tubuh lainnya. SIKAT TB sejalan tema global tahun 2026, “Yes! We Can End TB!”. Melalui tema ini, pemerintah pusat hingga daerah menggencarkan gerakan TOSS TB (Temukan, Obati Sampai Sembuh). Program ini mengintegrasikan deteksi dini melalui alat pemeriksaan cepat serta memastikan ketersediaan obat yang wajib dikonsumsi secara rutin minimal selama enam bulan untuk kesembuhan pasien dan mencegah terjadinya TB Resistan Obat yang jauh lebih berisiko bagi keselamatan pasien.

Masih tingginya kasus TB perlu menjadi perhatian dan dukungan seluruh pihak termasuk masyarakat. Masyarakat diimbau untuk waspada terhadap gejala utama TB, meliputi batuk selama lebih dari dua minggu, nyeri dada, hingga sesak napas. Gejala lain seperti demam yang hilang timbul, berkeringat di malam hari tanpa aktivitas, serta penurunan berat badan drastis juga perlu diwaspadai. Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kesehatan Sleman menyarankan penerapan etika batuk yang benar, menjaga ventilasi serta pencahayaan matahari di rumah, dan pemberian imunisasi BCG pada bayi. Ingat, deteksi dini adalah kunci; masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat karena seluruh biaya pengobatan TB telah dijamin sepenuhnya oleh pemerintah.

One thought on “Hari Tuberkulosis Sedunia, Momentum Meningkatkan Kesadaran Masyarakat”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *