Perkuat Kesehatan di Perguruan Tinggi, Dinkes Sleman Gelar Workshop Kampus Sehat

Sleman (4/11), Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menyelenggarakan Workshop Advokasi dan Kemitraan Kampus Sehat di Hotel Grand Serela, Jalan Magelang, Sleman. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari perwakilan tujuh perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Sleman, Dinas Kesehatan DIY, Bappeda Sleman, Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Sleman, serta lintas program terkait. Workshop dibuka dengan sambutan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Cahya Purnama, M.Kes. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penggerak perubahan perilaku dan agen promosi kesehatan di masyarakat. Cahya menegaskan bahwa Kampus Sehat bukan hanya program, tetapi gerakan bersama untuk membangun budaya hidup sehat di lingkungan akademik.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah V DIY, Prof. Setyabudi Indartono, M.M., Ph.D., yang membawakan materi “Penyelenggaraan Kampus Sehat: Mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi”, serta Dr. Supriyati, S.Sos., M.Kes. dari Health Promoting University Universitas Gadjah Mada (HPU-UGM) yang berbagi praktik baik Implementasi Health Promoting University di UGM. Selain sesi materi, peserta mengikuti diskusi penyusunan rencana tindak lanjut implementasi Kampus Sehat dan penandatanganan komitmen bersama antar perguruan tinggi di Sleman. Komitmen ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi pelaksanaan Health Promoting University di tingkat daerah.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sleman, dr. Seruni Susila Angreni, MPH, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi daerah dalam mendukung kebijakan nasional Kampus Sehat sebagaimana diatur dalam Pedoman Manajemen Kampus Sehat Kementerian Kesehatan RI. Melalui workshop ini, diharapkan setiap perguruan tinggi dapat mengintegrasikan nilai-nilai kesehatan dalam kebijakan, tata kelola, dan aktivitas tridharma perguruan tinggi. Pernyataan tersebut didukung oleh Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Takelmas, Cahya Prihantama, SKM., MPH. bahwa kegiatan workshop diharapkan menjadi dasar penguatan jejaring Kampus Sehat di wilayah Sleman sekaligus mendukung target Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI Tahun 2025–2029.

Tujuh kampus yang terlibat diantaranya Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Universitas Respati Yogyakarta, Universitas Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta, Universitas Aisyah Yogyakarta, Universitas AMIKOM Yogyakarta, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, dan Universitas Nahdhlatul Ulama Yogyakarta antusias mengikuti acara dan berharap agar kegiatan ini dikembangkan pada tahun mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *