Sleman, 17 Juni 2025 — Guna memperkuat strategi intervensi dan pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan Rumah Tangga, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman melalui Tim Kerja Promosi Kesehatan dan Takelmas menyelenggarakan Workshop PHBS. Agenda ini menghadirkan narasumber pakar dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada, Dr. Supriyati, S.Sos. M.Kes. serta praktisi promosi kesehatan, Wachidyah Kusumastuti, SKM., MPH.
Acara yang berlangsung di Aula Cakra Kembang ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari tenaga promosi kesehatan Puskesmas se Kabupaten Sleman, serta perwakilan lintas Tim Kerja di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas Tenaga Promosi Kesehatan Puskesmas serta menyusun strategi intervensi dan pembinaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) tatanan Rumah Tangga.
Narasumber pertama, Dr. Supriyati, S.Sos. M.Kes, dosen FK-KMK UGM memaparkan Strategi Promosi Kesehatan berbasis PHBS yang mengupas berbagai konsep dan kajian ilmiah terkait PHBS serta tantangan perilaku kesehatan masyarakat. Supri menekankan pentingnya intervensi berbasis teori perubahan perilaku dalam meningkatkan PHBS di Rumah Tangga. “Pendekatan perubahan perilaku berbasis bukti penting dalam meningkatkan PHBS ,” terangnya.
Sementara itu, praktisi promosi kesehatan, Wachidyah Kusumastuti, SKM., MPH. dari Puskesmas Temon, berbagi praktik baik pembinaan PHBS di wilayah binaannya. Diah juga menjelaskan peran kader dalam menggerakkan masyarakat untuk membantu edukasi PHBS di tatanan rumah tangga.
Pada sesi workshop, Ketua Tim Kerja Promosi Kesehatan da Tata kelola Kesehatan Masyarakat, Cahya Prihantama, SKM., MPH. memberikan arahan dalam diskusi kelompok. Peserta diminta mengidentifikasi hambatan dan peluang pelaksanaan PHBS kemudian menyusun berbagai strategi indikator mulai dari input, proses, dan keluaran. Hasil diskusi digunakan sebagai dokumen petunjuk teknis termasuk strategi promosi kesehatan dalam pembinaan PHBS tatanan rumah tangga di Kabupaten Sleman.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, dr Seruni Susila Angreni, MPH. menekankan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting mengingat PHBS masuk dalam rencana strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Seruni menambahkan apresiasi terhadap para narasumber yang telah mendukung kegiatan. “Kolaborasi antara akademisi dan praktisi saat ini dibutuhkan agar program yang dijalankan implementatif ,” ujarnya.




