Kasus penyakit Demam Berdarah atau yang biasa dikenal dengan penyakit DBD di Kabupaten Sleman mengalami peningkatan pada tahun 2024 yaitu sebanyak 675 kasus dibandingkan dengan tahun 2023 sebanyak 146 kasus. Hal ini seiring dengan kenaikan kasus DBD secara nasional yang juga mengalami peningkatan bahkan menurut WHO kasus DBD mengalami kenaikan yang signifikan pada tahun 2023 sampai dengan 2024 sebanyak lebih dari 8 juta kasus dengan lebih dari 4000 kematian di seluruh dunia. Perubahan iklim menjadi salah satu penyebab meningkatnya kasus DBD secara global.
Saat ini masih banyak masyarakat yang menganggap bahwa fogging adalah satu-satunya cara memberantas nyamuk Aides Aigepty. Fogging sendiri artinya tindakan pengasapan menggunakan bahan pestisida untuk membunuh nyamuk dewasa pembawa DBD. Fogging dilakukan untuk memutus rantai penularan DBD. Pertanyannya adalah apakah dengan fogging ini bisa serta merta memutus rantai penularan DBD?jawabannya ternyata tidak karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa sedangkan telur dan jentik nyamuk masih tetap ada dan tidak mati. Dari pengalaman selama ini ternyata fogging tidak cukup efektif untuk memberantas nyamuk Aides Aigepty tanpa disertai dengan pemberantasan sarang nyamuk karena telur dan jentik nyamuk yang masih hidup akan berkembang menjadi nyamuk dewasa maka membarantas sarang nyamuk adalah upaya mutlak yang harus dilakukan oleh semua pihak. Program satu rumah satu jumantik bisa dilakukan oleh masing-masing anggota keluarga dengan cara mengajari anggota keluarga untuk mengecek area di dalam maupun diluar rumah apakah ada genangan air atau tempat-tempat yang berpotensi sebagai sarang nyamuk. Kegiatan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat agar sadar tentang bahaya penyakit demam berdarah dan paham cara mencegahnya.
Fogging dapat menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan dan makhluk hidup karena bahan/komposisi material fogging mengandung bahan kimia beracun yang berbahaya jika dihirup.Β Fogging juga akan menyebabkan resistensi nyamuk Aides Aegepty jika tidak dilakukan sesuai kriteria yang tepat.
Resiko penyebaran nyamuk Aides Aegepty tidak hanya di musim penghujan saja tetapi juga di musim kemarau karena pada saat musim kemarau suhunya lebih tinggi sehingga frekuensi nyamuk untuk menggigit jadi lebih tinggi atau sering.
Bagaimana cara pencegahan agar tidak tertular penyakit DBD?
Cara pencegahan DBD dengan 3M Plus yaitu :
- Menguras tempat-tempat penampungan air, baik di dalam maupun di luar rumah, seperti bak mandi, toren air, pot tanaman yang ada genangan airnya, bak penampung air dan lainnya yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya jentik nyamuk. Gosok dan bersihkan semua dinding bak hingga bersih, terutama saat musim hujan dan pancaroba, karena jentik dan telur nyamuk dapat bertahan di tempat kering hingga 6 bulan.
- Menutup rapat-rapat semua tempat penampungan air agar tidak menjadi sarang nyamuk.
- Mendaur ulang dengan memanfaatkan kembali barang-barang bekas yang bernilai ekonomis. Limbah barang bekas yang tidak didaur ulang berpotensi menjadi sarang nyamuk.
Plus nya bisa dilakukan dari diri sendiri yaitu :
- Memasang kelambu di tempat tidur dapat menghindari gigitan nyamuk saat sedang tertidur terutama pada anak-anak.
- Mengoleskan lotion anti nyamuk juga salah satu cara yang efektif untuk mencegah gigitan nyamuk karena mengandung zat yang dapat mengusir nyamuk.
- Memakai pakaian tertutup dan berlengan panjang serta celana panjang saat keluar rumah,
- Meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan yang bergizi, istirahat yang cukup dan rutin berolahraga
- Menjaga kebersihan diri dan lingkungan bisa dilakukan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, rajin membersihkan ruangan di rumah maupun tempat kerja, tidak menggantung baju kotor di kamar maupun kamar mandi dan seterusnya.
Dokumentasi Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk Bersama Tim Pokjanal DBD Kabupaten Sleman




