Kamis, 13 Maret 2025, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman menggelar Rapat Dinas bulanan yang berlangsung di Ruang Wistara, Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Rapat ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan, dr. Cahya Purnama, M.Kes., dan dihadiri oleh pejabat struktural Dinas Kesehatan, kepala puskesmas, serta kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD).
Dalam sambutannya, dr. Cahya menekankan pentingnya validitas data sebagai landasan utama dalam pengambilan keputusan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Kepala Puskesmas dan Kepala UPTD adalah pemimpin yang akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, keputusan yang diambil harus berbasis pada data riil yang telah tervalidasi,” tegasnya.
Rapat ini turut dihadiri oleh Tim Pembina Statistik Sektoral dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman. Irvan Jaya Saputra, S.E., M.Sc., yang mewakili tim tersebut, memaparkan materi bertajuk Penguatan Statistik Sektoral Menuju Satu Data Indonesia. Dalam pemaparannya, Irvan menyoroti peran krusial BPS dalam membina statistik sektoral guna mewujudkan akuntabilitas dan kualitas data yang mendukung perencanaan pembangunan.
“Pembangunan adalah proses yang kompleks. Kita perlu memahami skala masalah, lokasi terdampak, pihak yang terpengaruh, penyebab mendasar, serta solusi yang tepat. Semua jawaban itu hanya bisa diperoleh melalui data yang berkualitas dan akuntabel,” ujar Irvan.
Sebagai bentuk dukungan, Tim Pembina Statistik Sektoral BPS Kabupaten Sleman menyatakan kesiapannya untuk mendampingi Dinas Kesehatan, termasuk puskesmas dan UPTD, dalam penyusunan data kesehatan yang sesuai dengan tata kelola statistik sektoral. Menariknya, layanan pendampingan ini diberikan secara gratis tanpa pembebanan biaya apa pun. Ke depan, hanya data yang disusun dengan rekomendasi BPS yang akan digunakan dalam proses perencanaan pembangunan.
Selain sesi bersama BPS, rapat ini juga diisi dengan pemaparan beberapa materi penting lainnya. Dr. Netty Riswiyanti, Kepala Puskesmas Godean I, menyampaikan Update Capaian Hipertensi Terkendali, yang membahas langkah-langkah strategis dalam pengendalian hipertensi di Sleman. Sementara itu, drg. Deni Andriyani, Kepala Puskesmas Depok III, memaparkan Pemanfaatan Smartdinkes untuk Pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, yang menggarisbawahi optimalisasi teknologi dalam mendukung layanan kesehatan.
Melalui kolaborasi erat antara Dinas Kesehatan Sleman dan BPS, diharapkan tercipta data kesehatan yang berkualitas sebagai fondasi utama dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkelanjutan.

