Dinkes Sleman Perkuat Pemetaan Kompetensi SDMK untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Sleman, 27 Agustus 2026 – Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman terus berupaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan (SDMK) agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal. Upaya tersebut dilakukan melalui Workshop Identifikasi Kebutuhan Pelatihan bagi SDMK di Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 26–27 Agustus 2026 di Sahitya Hall DPMPTSP Kabupaten Sleman.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Tunggul Birowo, menegaskan:
— “Pengembangan kompetensi ASN harus sesuai kebutuhan dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.”

Pada hari pertama, peserta mendapatkan pemaparan mengenai identifikasi kebutuhan pelatihan berbasis data oleh Ibu Yudi Andriyaningtyas, S.ST., M.K.M., dari BAPELKES DIY. Dalam sesi tersebut ditekankan bahwa pelatihan perlu diberikan berdasarkan kesenjangan kompetensi dan kebutuhan organisasi, bukan sekadar keinginan untuk mengikuti pelatihan. Kondisi setiap unit kerja, termasuk keterbatasan SDM di sejumlah puskesmas, juga perlu menjadi pertimbangan. Melalui pemetaan kompetensi, Dinas Kesehatan dapat melihat kemampuan yang sudah dimiliki tenaga kesehatan sekaligus menentukan kompetensi yang masih perlu diperkuat. Bahkan, pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dapat menjadi salah satu pendukung dalam mengolah dan menganalisis data kebutuhan pelatihan.Memasuki hari kedua, pembahasan berfokus pada Training Needs Analysis (TNA) berbasis kamus kompetensi. Peserta diajak memahami bahwa pelatihan merupakan salah satu bentuk investasi organisasi untuk meningkatkan kompetensi SDMK dalam jangka panjang. Namun, pelatihan bukan satu-satunya cara untuk mengatasi kesenjangan kompetensi. Penataan tugas dan tanggung jawab, penguatan penerapan kompetensi dalam pekerjaan, hingga keselarasan antara tugas jabatan dan kompetensi juga menjadi bagian penting. Penyusunan kompetensi yang lebih jelas diharapkan dapat mendukung pegawai dalam menjalankan tugasnya.

Melalui workshop ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman diharapkan dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai kompetensi SDMK yang tersedia dan kebutuhan pengembangannya. Pemetaan kompetensi yang dilakukan secara tepat akan membantu memastikan pelatihan diberikan kepada orang yang tepat, dengan kompetensi yang tepat, dan sesuai kebutuhan pelayanan. Pada akhirnya, peningkatan kapasitas SDMK bukan hanya berdampak pada pegawai dan organisasi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Sleman.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *