“AI sebatas membantu dan mempermudah pekerjaan, bukan untuk membunuh kreativitas manusia.” Kutipan tersebut disampaikan oleh Adam Rusdi dari tim pengelola media sosial BKPP Kabupaten Sleman dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam Media Sosial Instansi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman pada Selasa (19/05/2026) di Jejamuran Resto. Kegiatan ini diikuti oleh Tim Website dan Media Sosial Dinkes Sleman sebagai upaya meningkatkan kemampuan pengelolaan informasi publik di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Esti Kurniasih, M.K.M., dalam sambutannya menyampaikan bahwa perkembangan teknologi saat ini tidak dapat dihindari sehingga instansi pemerintah perlu mampu beradaptasi. Menurutnya, pemanfaatan AI dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien, khususnya dalam pengelolaan media sosial dan penyebaran informasi kesehatan kepada masyarakat. “Mau tidak mau kita harus mengikuti perkembangan zaman dan mampu memanfaatkan AI dengan baik agar bermanfaat dalam penyebaran informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam sesi materi, Adam Rusdi menjelaskan bahwa Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan merupakan teknologi yang memungkinkan komputer dapat “berpikir” dan “belajar” seperti manusia. Menurutnya, AI saat ini dapat dimanfaatkan untuk membantu berbagai kebutuhan pengelolaan media sosial instansi pemerintah, mulai dari mencari ide konten, menyusun caption, membuat desain poster, hingga memproduksi video pendek secara lebih cepat dan praktis. “Buntu ide konten tinggal ketik prompt, nanti bisa muncul berbagai ide yang dapat dikembangkan kembali,” jelasnya.
Peserta juga diperkenalkan dengan perkembangan AI dalam bidang multimedia yang kini mampu menghasilkan gambar dan video dengan kualitas semakin realistis. Adam Rusdi menyampaikan bahwa AI saat ini tidak hanya membantu membuat desain poster layanan publik, tetapi juga mampu menghasilkan animasi video pendek, voice over otomatis, hingga konten reels media sosial dengan lebih efisien. “Sekarang AI image generator sudah mampu membuat desain poster, voice over, hingga video pendek,” ungkapnya saat menjelaskan perkembangan AI multimedia.
Selain menjelaskan manfaat AI, ia juga memberikan contoh alur pembuatan konten media sosial menggunakan AI, mulai dari menentukan tujuan konten, menyusun prompt, melakukan review hasil desain, hingga proses publikasi. Peserta diajak memahami bahwa penggunaan AI tetap membutuhkan kreativitas manusia agar hasil konten sesuai dengan identitas instansi dan mudah dipahami masyarakat. “AI sebatas membantu dan mempermudah pekerjaan, bukan untuk membunuh kreativitas manusia,” tegas Adam Rusdi.
Dalam bimtek tersebut, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya etika dan keamanan dalam penggunaan AI di lingkungan pemerintahan. Adam Rusdi menekankan bahwa seluruh konten yang dihasilkan AI tetap harus diverifikasi oleh manusia untuk memastikan informasi yang dibagikan akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Ia juga mengingatkan agar penggunaan AI tidak melanggar hak cipta, tidak menyebarkan informasi menyesatkan, serta tetap memperhatikan keamanan data instansi.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman berharap pemanfaatan AI dapat membantu tim pengelola media sosial dalam menghasilkan konten informasi kesehatan yang lebih menarik, kreatif, dan informatif bagi masyarakat. Selain meningkatkan efektivitas kerja, penggunaan AI juga diharapkan mampu mendukung pelayanan informasi publik yang lebih cepat dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.
