Tanggulangi Infeksi Saluran Kemih (ISK), Puskesmas Prambanan Luncurkan Inovasi “Si Centil”

Si Centil

Penyakit infeksi saluran kemih (ISK) merupakan masalah kesehatan terbanyak kedua yang ditemukan setelah infeksi saluran pernafasan. Perempuan lebih beresiko menderita ISK dibandingkan pria karena secara anatomis uretra wanita lebih pendek daripada uretra pada pria.

ISK merupakan salah satu permasalahan di Puskesmas Prambanan karena faktor akses terhadap air bersih, geografis wilayah Puskesmas yang berbukit-bukit menjadi salah satu kendala untuk mendapatkan air bersih. Masalah penyakit infeksi saluran kemih ibu hamil di Puskesmas Prambanan adalah angka kejadian ISK yang tinggi (59.03% sampai 88.99%) dari target (20%) dan belum dilakukan tindak lanjut.

Pelayanan laboratorium sangat dibutuhkan dalam pelaksanaan berbagai program dan upaya kesehatan, dan bermanfaat untuk keperluan penegakan diagnosis, pemberian pengobatan dan evaluasi hasil pengobatan serta pengambilan keputusan lainnya. Untuk menjaga  hasil pemeriksaan laboratorium yang berkualitas perlu dilakukan adanya pemantapan mutu laboratorium,baik internal maupun eksternal. Petugas ATLM dalam melakukan pelayanan melalui tahap pra analitik, analitik, dan post analitik.

Puskesmas Prambanan melalui tenaga ATLM,  Heppy Septianty,  AMAK,  menggagas inovasi terkait pencegahan ISK pada ibu hamil melalui “ Si CENTIL” Siaga CEk uriN ruTin cegah Isk bumiL

Pelaksanaan kegiatan inovasi terintegrasi pada beberapa program terkait :

  1. Unit KIA
    1. Bidan KIA melakukan pemeriksaan pada ibu hamil kunjungan pertama. Bidan membuat surat rujukan untuk pemeriksaan urin rutin di Laboratorium
    2. Menerima hasil Laboratorium
    3. Melakukan Konseling, memberikan informasi dan edukasi kepada pasien
  2. Unit Laboratorium
    1. Petugas laboratorium melakukan pemeriksaan urin rutin pada ibu hamil sebagai deteksi dini dalam penemuan kasusnya.
    2. Petugas laboratorium mendokumentasikan hasilnya.
    3. Melaporkan hasil pemeriksaan kepada bidan atau dokter pengirim
    4. Ikut serta memberikan edukasi kepada masyarakat
    5. Petugas laboratorium melakukan pemeriksaan ulang urin rutin bagi ibu hamil yang ISK.
  3. Program Perkesmas

Evaluasi dilakukan melalui kepatuhan pasien dalam melakukan pemeriksaan urin rutin. Petugas perkesmas bersama dengan bidan atau petugas laboratorium untuk melakukan follow up kepada pasien ibu hamil ISK yang tidak berkunjung. Pemberian sticker untuk ibu hamil yang sudah dilakukan monitoring dan evaluasi.

Manfaat Utama Inovasi ini adalah kunjungan ibu hamil di Puskesmas Prambanan meningkat sehingga pemeriksaan urin rutin ibu hamil dapat dilakukan dan ibu hamil yang terdeteksi ISK dapat ditangani lebih cepat dan tindaklanjuti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *