Permudah Layanan Kesehatan Bagi Prolanis, Puskesmas Mlati II Luncurkan Inovasi Kretatif “Lapis Kenyal”

Penyakit tidak menular (PTM) saat ini menjadi penyebab utama kematian secara global. Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yaitu sistem pelayanan kesehatan dan pendekatan proaktif yang dilaksanakan secara terintegrasi dalam rangka pemeliharaan kesehatan pasien yang menderita penyakit kronis untuk mencapai kualitas hidup yang optimal dengan biaya yang efektif dan efisien. Peserta prolanis adalah penderita Diabetes Mellitus (DM) dan Hipertensi (HT).

Data 10 besar penyakit di Kabupaten Sleman Tahun 2017 menunjukkan bahwa (HT) menduduki peringkat ke 2 dari dengan jumlah kunjungan 56.618, sedangkan DM menduduki peringkat ke 6 dengan jumlah kunjungan 29.079

Data 10 besar penyakit di Puskesmas Mlati II menunjukkan bahwa HT pada tahun 2015 berada di urutan ke 3, tahun 2016 berada di urutan ke 4, tahun 2017 berada di no 4, tahun 2018 berada di urutan ke 3. Sementara DM pada 2015 berada di urutan ke 7, tahun 2016 di urutan ke 7, tahun 2017 DM di no 7, dan tahun 2018 di urutan ke 7.

Permasalahan lansia di Puskesmas Mlati II adalah pelayanan penyakit DM dan HT yang belum optimal :

  1. Pasien prolanis antri bersama dengan pasien umum lainnya di balai pengobatan umum sehingga antrian panjang dan menimbulkan keluhan dari pasien
  2. Pasien perlu berjalan ke beberapa unit terpisah yang berjauhan untuk menyelesaikan dari pendaftaran hingga menerima obat
  3. Senam sehat hanya ada senam aerobik untuk pegawai dan kader, tidak tersedia senam sehat untuk lansia
  4. Kontak komunikasi dan konsultasi dengan petugas hanya dilaksanakan di puskesmas selama jam kerja pegawai saja, pukul 07.30 s/d 14.30 WIB

Undang-undang praktek kedokteran Nomor 14 Tahun 2004, bahwa tugas dokter sebagai petugas kesehatan yang melakukan kegiatan kurative, promotif, preventif, dan rehabilitatif. Puskesmas Mlati II melalui tenaga dokter umum : dr. Zulia Nuraini, menggagas inovasi dalam rangka Optimalisasi Pelayanan Prolanis melalui “LAPIS KENYAL” (Pelayanan Prolanis Berkualitas Menjamin Kenyamanan dan Kesehatan Lansia)

Untuk mengelola kegiatan prolanis yang terdiri dari:

  • Pelayanan one stop service untuk Prolanis (pemantauan status kesehatan, konsultasi medis, konsultasi unit terkait: pelayanan pesikologi, konsultasi gizi, fisioterapi; pemeriksaan laboratorium)
  • Sistem reminder esem manis
  • Aktivitas klub:
  1. senam sehat prolanis
  2. penyuluhan kesehatan
  • Skrining komplikasi penyakit
  • Konsultasi kasus pasien dengan dokter spesialis dan tindak lanjut
  • Rekreasi peserta prolanis
  • Penyelenggaraan event-event khusus

Inovasi “LAPIS KENYAL” (Pelayanan Prolanis Berkualitas Menjamin Kenyamanan dan Kesehatan Lansia) telah memberikan hasil yang signifikans, antara lain :

  1. Tersedianya ruang tunggu yang nyaman bagi pasien lansia peserta prolanis.
  2. Tersedianya tempat pelayanan prolanis yang terintegrasi sehingga keperluan pelayanan kesehatan pasien bisa di selesaikan di satu tempat.
  3. Senam sehat lansia setiap hari Sabtu yang bisa diikuti oleh peserta prolanis, pasien yang berkunjung, dan warga yang berminat untuk mengikuti senam sehat lansia
  4. Peserta prolanis dapat melakukan kontak komunikasi, konseling dengan petuga di luar jam kerja melalui program inovasi esem manis dan WAG
  5. Peningkatan indeks kepuasan masyarakat (IKM)

Peningkatan yang siginifikans dari tahun 2015 (77.70%), tahun 2016 (78.37%), tahun 2017 (80,28%) tahun  2018 (80,62%)

Pelayanan prolanis yang terintegrasi memudahkan peserta prolanis dalam mengakses layanan kesehatan. Peserta cukup datang di poli prolanis maka kebutuhan pemantauan kesehatan lansia bisa dikerjakan dalam satu tempat sekaligus. Lansia akan mendapatkan pelayanan dokter, laboratorium, dan obat sekaligus. Kemudahan-kemudahan yang didapat menjadikan meningkatnya jumlah peserta prolanis dan meningkatkan jumlah kunjungan peserta di poli prolanis.

Inovasi Lapis Kenyal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *