Antisipasi Covid-19, Dinkes Selenggarakan Bimtek Pembuatan Desinfektan

Kamis (19/3) bertempat di Aula Wistara Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, diselenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembuatan Desinfektan. Acara yang dihadiri perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah dan Lintas Sektor di Kabupaten Sleman termasuk instasni vertikal ini bertujuan meningkatkan kemampuan seluruh elemen dalam membuat desinfektan. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Joko Hastaryo, M.Kes. dalam pembukaannya menyampaikan arahan agar seluruh sektor melakukan pencegahan Covid-19 dengan meningkatkan dan menjaga kebersihan termasuk melakukan desinfeksi sesuai dengan protokol yang ada. “Kontaminasi dan penularan Covid-19 dapat dicegah dengan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat serta menjaga kebersihan dengan desinfeksi lingkungan” terang Joko. Dalam kegiatan tersebut peserta disuguhkan tata cara pembuatan mulai dari penyiapan awal proses pembuatan sampai dengan pemakaiannya melalui video singkat. Sedangkan Kabid Kesehatan Masyarakat, dr Wisnu Murti Yani, MSc. mengajak seluruh peserta agar mengikuti surat edaran dari Dinkes Sleman terkait Desinfeksi Covid-19 nomor 443/2211.  Menurut Kasi KLK3O, Yonatan , SKM., disinfeksi adalah proses pengurangan jumlah kemungkinan mikroorganisme ke tingkat bahaya yang lebih rendah. Desinfeksi mencakup desinfeksi permukaan dan udara. Disinfeksi permukaan memiliki sasaran a. Disinfeksi lingkungan permukaan datar seperti lantai, dinding, meja, kursi, lemari, perabot rumah tangga, b. Disinfeksi benda yang paling sering bersentuhan dengan tangan seperti pegangan tangga, gagang pintu, gagang telepon, workstation, peralatan dapur dan makan, toilet dan westafel, dan c. Disinfeksi ventilasi buatan seperti air conditioner, air sterilization, air purifier, AC sentral. Menurut Yonatan, bahan untuk membuat desinfektan meliputi  a. Bleaching (Pemutih) dengan takaran 1 sendok makan per 1L air, b. Karbol dengan takaran 1 sendok makan per 1L air, dan c. Pembersih Lantai dengan takaran 1 tutup botol per 5L air serta air bersih. Tata cara pembuatan desinfektan sebagai berikut:
1. Petugas memakai alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, masker, apron, sepatu boot.
2. Persiapkan alat dan bahan meliputi:
– sprayer
– gelas ukur
– pengaduk
– sendok makan
– ember
– gayung
Bahan:
– air bersih
– jenis desinfektan : 1) natrium hipoklorit (cair/serbuk); 2) karbol/lisol mengandung fenol; 3) pembersih lantai mengandung benzalkonium chlorida dan; 4) larutan klorin/pemutih. Gunakan salah satu jenis saja.
3. Takaran:
– takaran larutan pemutih, larutan klorin, karbol/lisol = 1 sendok makan per 1 L air
– takaran pembersih lantai= 1 tutup botol per 5 L air
4. Cara pembuatan
– Campurkan air dan salah satu jenis desinfektan sesuai takaran. Larutan tersebut diaduk sampai homogen. Masukkan larutan ke dalam sprayer.
5. Cara desinfeksi permukaan
– semprotkan langsung pada permukaan benda (dinding/lantai/karpet/pintu/lemari/meja/dan lainnya) atau gunakan kain bersih atau tisu untuk mengelap permukaan benda yang kecil dengan cara zigzag atau dari memutar dari tengah keluar.
– biarkan permukaan tetap basah selama 10 menit. Apabila ingin dikeringkan dapat di lap dengan kain/tisu yang bersih.
6. Paska desinfeksi
Lepas APD dan letakkan pada tempatnya. Khusus masker disposabel buang ke tempat sampah. APD lainnya dicuci bersih. Cuci tangan memakai sabun dengan air bersih mengalir.

Protokol pembuatan desinfektan dapat diunduh disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *