Arsip Kategori: Artikel Dan Berita

7
Nov

Sleman Gelorakan Gaya Hidup Sehat Melalui Deklarasi Germas

Jumat (3/11) Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman telah sukses menyelenggarakan Deklarasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat atau dikenal dengan Germas. Berlokasi di Lapangan Beran, acara ini dihadiri langsung Wakil Bupati Sleman beserta pimpinan instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman hingga warga masyarakat. Lebih dari 300 peserta turut bergabung sejak senam sehat dimulai.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke 53 yang jatuh tepat pada tanggal 12 November 2017. Peringatan HKN ke-53 diharapkan menjadi momentum menggelorakan berbagai upaya kesehatan meliputi upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan khususnya di Kabupaten Sleman. Kepala Dinas Kesehatan Sleman, dr Nurulhayah, M.Kes. mengajak seluruh peserta agar menerapkan Germas dalam kehidupan sehari-hari. Fokus Germas yang penting untuk dilakukan saat ini adalah meningkatkan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, makan sayur dan buah, dan melakukan cek kesehatan secara rutin. “Deklarasi dan Kampanye Germas ini dalam rangka juga untuk menunjang instruksi presiden terkait dengan germas yaitu ada kegiatan-kegiatan promosi dan prevensi atau peningkatan dan pencegahan,” ungkap Nurulhayah.

Salah satu momen yang penting  pada kesempatan ini, Wakil Bupati Sleman membacakan Deklarasi Germas yang diikuti oleh peserta yang dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen Germas. Melalui kegiatan Germas ini, Wakil Bupati Sleman berharap kepada seluruh peserta deklarasi agar mampu menjadi pelopor serta teladan gerakan hidup sehat baik di keluarga maupun di masyarakat dan mampu meningkatkan motivasi serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan. ”Dengan demikian akan terbangun kemandirian masyarakat yang sadar akan kesehatan sehingga tercipta kabupaten yang sehat, bersih, dan kuat,” tambahnya. (chy)

27
Oct

Pertahankan Wistara, Sleman Ajukan 7 Tatanan pada Verifikasi Kabupaten Sehat 2017

Pemerintah Kabupaten Sleman D.I. Yogyakarta terima kunjungan tim dari Kemenkes RI dalam rangka Verifikasi Kabupaten Sehat tahun 2017.  Acara ini diselenggarakan sebagai wujud upaya mempertahankan penghargaan Swasti Sabha kategori Wistara atau pencapaian tertinggi  yang pernah diraih tahun 2015 yang lalu. Tim Pembina Kabupaten Sehat dan Forum Kabupaten Sehat Kabupaten Sleman telah sepakat untuk mengajukan 7 tatanan terpilih. Adapun rincian tatanan beserta unggulan per tatanan adalah sebagai berikut:

NO TATANAN KEGIATAN UNGGULAN
1 Permukiman Sarana dan Prasarana Sehat •     Sekolah Sehat TK AL Azar ( Tk Nasional)
•Green and Clean, Kampung Iklim di Wonosari Turi ( Tk Nasional)
•IPAL Komunal Mendiro Sukoharjo, Ngaglik
2. Tertib Lalu Lintas dan Pelayanan Transportasi ·Penanganan  kemacetan lalulintas di ruas jalan depan RS Sardjito Mlati
3 Pariwisata Sehat ·Desa wisata edukasi pertanian di kampung Flory Tridadi Sleman
·Desa Wisata Budaya Grogol Margodadi Seyegan
4 Industri dan Perkantoran Sehat ·Industri batik Plalangan Pandowoharjo Sleman
·Showroom Hasil Kerajinan di Kantor Perindag Kabupaten Sleman
5 Ketahanan Pangan dan Gizi ·Pengolahan susu kambing etawa di Ngaggring Turi
·Tani Organik Merapi Balangan Cangkringan
6 Kehidupan masyarakat yang Sehat Mandiri ·Desa STBM di Tridadi Sleman
·Tanaman TOGA di Geplakan Gamping
7 Kehidupan Sosial Yang Sehat ·Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2TP2A) kerjasama dengan psikolog Puskesmas di Tridadi Sleman
·Puskesmas Santun Lansia Gamping 1

Kegiatan verifikasi yang dilaksanakan Rabu dan Kamis (25-26 Oktober 2017) ini disambut langsung Wakil Bupati Sleman beserta Tim Pembina serta Forum Kabupaten Sehat. Dalam paparan selanjutnya yang disampaikan Ketua Forum Kabupaten Sehat Sleman, menjelaskan detail kesiapan Kabupaten Sleman terhadap implementasi Kabupaten Sehat. Selama proses verifikasi lapangan, masyarakat yang menjadi lokus unggulan setiap tatanan turut memberikan dukungan penuh dengan menyajikan potensi yang dimiliki. Hasil akhir yang diharapkan dari Kabupaten Sehat tidak hanya terlihat saat pelaksanaan verifikasi semata, namun untuk mewujudkan kabupaten hidup bersih, nyaman, aman dan sehat untuk dihuni dan bekerja bagi warganya dengan terlaksananya berbagai program-program kesehatan dan sektor lain.  Sehingga dapat meningkatkan sarana dan produktifitas danperekonomian masyarakat. (chy).

 

8
Oct

Seminar Dalam Rangka HKN ke 53 Berjalan Sukses

Salah satu rangkaian peringatan Hari kesehatan Nasional ke 53 Tahun 2017, Dinas Kesehatan bersama organisasi profesi dan didukung oleh berbagai pihak, telah sukses menyelenggarakan seminar kesehatan. Lintas profesi kesehatan Cabang Sleman yang terlibat meliputi IDI, PDGI, PPNI, PPGI, dan IBI. Seminar tahun ini berjudul: “Fokal Infeksi Gigi sebagai penyebab Penyakit Karditis”. Acara ini diselenggarakan pada Hari Sabtu, 7 Oktober 2017 di Gedung Diklat RSUP dr. Sardjito. Sebanyak empat orang narasumber ahli dihadirkan untuk membekali ilmu kepada lebih dari 400 orang peserta yang hadir dalam acara tersebut. Adapun narasumber yang dimaksud yakni: 1) drg. M. Masykur Rahmat, Sp. BM (K) yang mengupas seputar “peranan gigi dan rongga mulut pada fokal infeksi”, 2) dr. Nahar Taufik, Sp. JP (K) mengkaji tentang “aspek klinis carditis”, 3) dr. Rukmono Siswihanto, Sp. OG (K) mengupas seputar “aspek klinis ibu hamil pada penyakit jantung” dan 4) Subroto, S.Kep. Ns. membahas tentang “asuhan keperawatan pasien jantung”.

Mengawali acara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, dr. Nurulhayah, M.Kes. mengajak seluruh elemen untuk mengoptimalkan pencegahan dan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 53 tahun 2017 menjadi momentum yang tepat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya di Kabupaten Sleman.

 

 

dr. Rukmono memberikan paparan seputar kehamilan

drg. Masykur memberikan paparan tentang Fokal Infeksi

dr. Nahar memberikan paparan seputar Carditis

Seluruh tamu dan peserta menyanyikan Lagu Kebangsaan dan Mars Hidup Sehat

 

8
Sep

HASIL IMMUNISASI MR DI SLEMAN BERHASIL

Berdasarkan hasil monitoring sampai dengan tanggal 31 Agustus 2017 Kabupaten Sleman telah berhasil mencapai cakupan sebesar 97,2% dari jumlah sasran bulan Agustus sebanyak 17.8004. pelaksanaan immunisasi bulan Agustus tersebut merupakan kegiatan Immunisasi MR bagi anak sekolah TK, SD, SMP dan PAUD yang sederajat. sedangkan untuk kelanjutan pelaksanaan immunisasi bulan September 2017 di titikberatkan di Posyandu bagi anak balita. Meskipun demikian tidak menutup kemunkinan juga bagi anak anak yang putus sekolah, gelandangan dan sasaran lain yang belum disasar pada bulan Agustus akan dilakukan sweeping pada bulan sepetember ini. Berbagai cara dan upaya yang telah dilakukan guna mencapai target minimal 95% dari sasran total antara lain:

a Sosialisasi kepada Tim pelaksana di Puskesmas baik itu juru imunisasi, bidan, perawat, kepala Puskesmas serta petugas lain yang terkait

b. Sosialisasi Lintas sektoral selaku jejaring untuk penguatan serta mendapatkan dukungan pelaksanaan MR di Lapangan

c. Kerjasama dan penguatan tim untuk pelaksanaan MR baik dari Polres sleman, Bidan praktek swasta, KOMDA KIPI DIY dan Sleman, IDAI DIY, Rumah sakit dan PMI

d. Secara aktif mendampingi kegiatan terutama pada lokasi yang mis persepsi penolakan MR cukup tinggi

e. Melakukan sosilaisasi dan pendekatan personal maupun institusuional pada lokasi yang penolakannya tinggi

f. Kunjungan langsung bupati sleman ke SD AL Azhar 31 dalam monitoring

g. Dialog interaktif dan live report dengan radio dan TV Lokal

 

Isi situs bersifat informatif bukan merupakan legal opinion dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman. Apabila terdapat data elektronik based yang berbeda dengan data resmi paper,
maka yang menjadi acuan adalah data resmi paper based.